KEPADA
YTH
PUSAT KESEHATAN HAJI SEKJEN KEMENTRIAN KESEHATAN RI
JAKARTA
DENGAN HORMAT
BERKENAAN DENGAN KESESUAIAN SERAGAM PETUGAS HAJI INDONESIA DAN MASIH BANYAKNYA UKURAN YG KURANG SESUAI DGN PERSEPSI PENJAHIT KAMI MENGHARAPKAN PEMBAGIAN SERAGAM SEYOGYANYA JANGAN TERLALU DEKAT HARI H, MINIMAL SATU MINGGU SEBELUM PEMBERANGKATAN, KARENA KALAU UKURANNYA TERLALU BESAR ATAU TERLALU KECIL MASIH ADA WAKTU UNTUK MEMPERBAIKI DI PENJAHIT
TERIMA KASIH ATAS PERHATIANYA
To XX di Rumah Sakit
Sertifikat dll tak perlulah.... yang penting Ente PDKT or Pendekatan aja lha sama Orang Dinas setempat, Cincaaaay....
So Pasti diterima.... Kaya Gue nich....
TO MIO MIO Kapan ya ada keputusan resmi ? Keputusan resmi tunggu ada peserta yang masih mengikuti PELATIHAN PPGD/BCLS dll Soalnya masih ada yang belum menyerahkan Fotocopy Sertifikat yang dimaksud, dan menunjukkan sertifikat yang aslinya pada waktu Pelatihan Terima Kasih
Keputusan resmi tunggu ada peserta yang masih mengikuti PELATIHAN PPGD/BCLS dll
Soalnya masih ada yang belum menyerahkan Fotocopy Sertifikat yang dimaksud, dan menunjukkan sertifikat yang aslinya pada waktu Pelatihan
Terima Kasih
DENGAREN
KOK SEPI......UDAH PADA BOSEN NIH.....??!!
“Dari Abu Hurairah: Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam naik mimbar lalu bersabda: ‘Amin, Amin, Amin’. Para sahabat bertanya : “Kenapa engkau berkata demikian, wahai Rasulullah?” Kemudian beliau bersabda, “Baru saja Jibril berkata kepadaku: ‘Allah melaknat seorang hamba yang melewati Ramadhan tanpa mendapatkan ampunan’, maka kukatakan, ‘Amin’, kemudian Jibril berkata lagi, ‘Allah melaknat seorang hamba yang mengetahui kedua orang tuanya masih hidup, namun tidak membuatnya masuk Jannah (karena tidak berbakti kepada mereka berdua)’, maka aku berkata: ‘Amin’. Kemudian Jibril berkata lagi. ‘Allah melaknat seorang hamba yang tidak bershalawat ketika disebut namamu’, maka kukatakan, ‘Amin”.” Al A’zhami berkata: “Sanad hadits ini jayyid”.
Hadits ini dishahihkan oleh Al Mundziri di At Targhib Wat Tarhib (2/114, 406, 407, 3/295), juga oleh Adz Dzahabi dalam Al Madzhab (4/1682), dihasankan oleh Al Haitsami dalam Majma’ Az Zawaid (8/142), juga oleh Ibnu Hajar Al Asqalani dalam Al Qaulul Badi‘ (212), juga oleh Al Albani di Shahih At Targhib (1679).
anda ga ngerti hadist, ga ngerti Islam and yg terpenting ga punya otak...! kalo ga tau apa2 ga usah lebayyyyyyyyyy... noni ya? puasa2 kok nulis yg salah di tempat yg salah.... hadist la aslalahu wkwkwkwkw.... dasar orang aneh. buat teman2 ga usah diambil ati nih tulisan tetap istiqamah ya teman2 agar kita selamat dalam ibaah dan tugas nani amien...
Imam Syafi'i berkata aku tidak pernah kalah berdebat kecuali dengan satu orang yaitu orang bodoh (Jahil Murokkab).
XYZ di PKM : Aduh baru kebaca hari ini tapi sayang hadits yang bunyinya seperti ini tergolong HADITS LA ASLALAHU termasuk kedalam hadits Maudhu tapi bedanya kalau Hadits Maudhu ada sanadnya tapi kalau Hadits La Aslalahu tidak ada sanad. Sungguh musibah di negeri ini bertabur hadits Dhoif, Sangat Dhoif, Maudhu dan La Aslalahu. anda ga ngerti hadist, ga ngerti Islam and yg terpenting ga punya otak...! kalo ga tau apa2 ga usah lebayyyyyyyyyy... noni ya? puasa2 kok nulis yg salah di tempat yg salah.... hadist la aslalahu wkwkwkwkw.... dasar orang aneh. buat teman2 ga usah diambil ati nih tulisan tetap istiqamah ya teman2 agar kita selamat dalam ibaah dan tugas nani amien...